Tidak banyak. Tapi tiap satu mengajari saya hal berbeda, dari Tugas Akhir yang sedang saya bangun di NeoCentral, capstone cloud di Bangkit, magang di BMKG, sampai tugas yang saya kerjakan sendiri.
Proyek pilihan / 2026
NeoCentral
NeoCentral dibangun bersama tim mahasiswa Sistem Informasi Unand, masing-masing memegang satu modul sebagai Tugas Akhir individu. Modul yang saya rancang dan bangun end-to-end adalah Pengelolaan Proposal Tugas Akhir: pengajuan pembimbing dengan sistem kuota, bimbingan proposal, penilaian dua penilai (Pembimbing 1 & 2, plus Koordinator Metode Penelitian), sampai penerbitan TA-04. Seluruh 28 aturan bisnisnya disusun bersama KaDep dan Koordinator asli DSI Unand, lalu diimplementasikan di atas backend Express + Prisma + MySQL + Redis + BullMQ dan frontend React + TypeScript dengan RBAC 6 peran. Masih berjalan aktif sebagai Tugas Akhir saya, menyasar pemakaian nyata oleh departemen.
Capstone Bangkit (tim 4 orang) yang terpilih sebagai Best Team di Company Track. Saya memegang sisi Cloud Computing: merancang arsitektur di Google Cloud (App Engine + Cloud SQL), membangun backend API yang mengorkestrasi model ML tim, autentikasi JWT, serta crawler berita otomatis yang dijadwalkan lewat Cloud Scheduler. Sistem ini sempat berjalan live di App Engine. Pada diagram arsitektur di bawah, saya pisahkan dengan jujur antara yang benar-benar dibangun saat capstone (garis solid) dan peta jalan pengerasannya ke produksi (garis putus-putus).
Tugas besar yang saya kerjakan sendiri dari depan sampai belakang: arsitektur MVC penuh dengan migration, model, dan hak akses per peran.
Node.jsExpressEJSSequelize+2
2025
SIPENCUTI PPSDM MKG
Prototipe yang lahir dari satu temuan: masalah cuti bukan soal aplikasi, tapi kuota yang dicatat manual dan tidak transparan.
Node.jsExpressEJSMySQL+1
2025
FarmHub Analytics
Kontribusi frontend pada konsep workspace yang menyatukan feasibility, finansial, dan perencanaan panen dalam satu tempat.
ReactTypeScriptUI/UXFrontend
2025
Dashboard IoT Billing
Saya mengerjakan frontend admin console-nya; backend dan integrasi perangkat BLE dikerjakan rekan tim.
ReactTypeScriptTailwind CSSUI/UX
Manifesto
Saya kerja begini, dan kenapa.
Sistem yang baik bukan yang paling canggih, tapi yang memastikan keputusan benar-benar dieksekusi, bukan cuma direncanakan — entah itu di kode, atau di organisasi.
Saya mahasiswa Sistem Informasi di Universitas Andalas. Tiga tahun terakhir mengajari saya satu hal yang tidak ada di silabus: masalah yang kelihatan teknis hampir selalu sebenarnya masalah proses. Di magang BMKG, pengajuan cuti macet bukan karena belum ada aplikasi, tapi karena kuotanya dicatat manual dan hanya dipegang satu orang.
Kecil, sering, rapi
Lebih baik rilis lima hal kecil yang masing-masing rapi, daripada satu hal besar yang setengah jadi.
Tulis untuk orang lain
Codebase, dokumen, dan keputusan saya tulis dengan asumsi: bukan saya yang akan membacanya lagi minggu depan.
Bukan cuma jadi, tapi jalan
Fitur yang "sudah jadi" tidak berarti apa-apa kalau tidak ada yang memakainya. Saya ukur keberhasilan dari apakah sistemnya benar-benar dipakai dan keputusannya bisa ditelusuri.
03/Kapabilitas
Inilah yang bisa Anda andalkan dari saya.
Empat bidang yang saya kuasai langsung lewat proyek nyata, beserta hasil konkret yang bisa Anda harapkan ketika mempercayakannya kepada saya.
01
Backend & API
Inilah bidang yang paling saya nikmati. Saya merancang dan menulis REST API dengan Node.js/Express, lengkap dengan autentikasi dan logikanya, dari SIPENCUTI dan backend TALAS yang menyatukan model ML tim, sampai modul NeoCentral yang menjalankan puluhan aturan bisnis di atas Prisma dan RBAC 6 peran.
Tools
Node.jsExpressREST APIJWT AuthPrismaSequelize
Yang Anda dapat
API yang rapi dengan tanggung jawab yang jelas, sehingga mudah dirawat.
Skema dan alur yang konsisten, sehingga mudah ditelusuri saat terjadi error.
Logika yang berangkat dari pemahaman masalah terlebih dahulu.
02
Cloud di Google Cloud
Bukan sekadar membaca dokumentasi, saya sudah benar-benar men-deploy ke GCP. Di TALAS saya menyusun arsitektur App Engine + Cloud SQL, mengemasnya dengan Docker, lalu menjadwalkan pipeline datanya melalui Cloud Scheduler.
Tools
Google CloudApp EngineCloud SQLCloud SchedulerDocker
Yang Anda dapat
Sistem yang berjalan terjadwal secara otomatis, tanpa perlu dipantau terus-menerus.
Arsitektur yang bisa saya jelaskan dengan kalimat sederhana.
Dimulai dari yang secukupnya, lalu diskalakan jika memang diperlukan.
03
Data & Database
Saya menikmati pekerjaan yang berkutat dengan data dan skema. Sisi ini saya perkuat melalui SQL, MySQL, dan dasar data science, ditambah praktik langsung di Cloud SQL, migration Sequelize, dan skema Prisma multi-tabel di NeoCentral yang menjaga integritas kuota serta riwayat penilaian.
Skema yang benar-benar mencerminkan masalah yang dipecahkan.
Migration dan seeder, sehingga database mudah dibangun ulang.
Data yang dapat dipercaya dan ditelusuri kembali di kemudian hari.
04
Frontend & UI
Memang bukan keahlian utama saya, tetapi cukup matang—bahkan pernah dipercaya menjadi mentor bootcamp front-end. Saya membangun antarmuka React + TypeScript yang rapi dan benar-benar membantu penggunanya.
Tools
ReactTypeScriptTailwind CSSFigma
Yang Anda dapat
UI yang konsisten dan secukupnya, tanpa hiasan berlebihan.
Komponen dan handoff yang jelas untuk developer berikutnya.
Antarmuka yang fokus membantu pengguna menyelesaikan tugasnya.
04/Perjalanan
Tempat yang bikin saya tidak naif.
Saya tidak ngelist semua. Hanya lima peran yang benar-benar mengubah cara saya kerja, sisanya saya ringkas di bawah supaya Anda lihat polanya.
Agu 2025 sampai sekarangVolunteerPadang
Wakil Ketua
Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Andalas
Dipilih lewat Musyawarah Besar untuk membantu memimpin paguyuban beasiswa berisi 67 anggota. Fokus saya pada operasional internal, koordinasi pengurus, dan pengawalan program kerja, sementara Ketua pada arah strategis dan hubungan eksternal.
Membangun sistem Quality Evaluation, instrumen penilaian objektif dengan 5 kriteria dan 9 subkriteria, untuk mengukur kinerja pengurus secara berkala, bukan berdasar kesan.
Mengotomasi koordinasi: integrasi spreadsheet ke kalender lewat Cloud Scheduler, plus membangun website database alumni (React, Express, MySQL) yang dipakai internal.
Memastikan keputusan organisasi benar-benar dieksekusi, bukan berhenti di rapat: mengawal tindak lanjut hasil evaluasi dan menjaga koordinasi antarbidang tetap berjalan.
Mar 2025 sampai Jul 2025StaffPadang
Asisten Dosen, Cloud Computing
Departemen Sistem Informasi, Universitas Andalas
Mengajar dan mendampingi 90+ mahasiswa pada praktikum Cloud Computing — deployment, database cloud, dan orkestrasi layanan — menerjemahkan konsep kompleks menjadi contoh teknis yang mudah direplikasi.
Mendampingi mahasiswa secara individu maupun kelompok dalam debugging dan menyelesaikan kendala teknis sesuai gaya belajar masing-masing.
Sep 2024 sampai Jan 2025CohortRemote
Cloud Computing Cohort
Bangkit Academy (Google, GoTo, Traveloka)
Lima bulan intensif mendalami Google Cloud lewat studi kasus industri dan pembelajaran berbasis proyek bersama mentor Google dan partner Bangkit.
Capstone TALAS terpilih sebagai Best Team di Company Track: saya berperan sebagai cloud architect sekaligus backend, merancang arsitektur GCP (App Engine + Cloud SQL), membangun API, dan menjadwalkan crawler berita dengan Cloud Scheduler.
Belajar mengambil keputusan teknis yang sadar biaya, observability, dan keamanan, bukan sekadar yang penting jalan.
Jan 2025 sampai Feb 2025InternshipJakarta
Project Intern (Backend)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (PPSDM STMKG)
Bersama tim PPSDM STMKG merancang aplikasi pengajuan cuti dari nol; saya mengerjakan sisi backend dan turut merancang alur sistemnya.
Temuan inti saya: kemacetan cuti bukan soal belum ada aplikasi, tapi kuota yang dicatat manual dan hanya dipegang satu orang. Saya jadikan kuota turunan dari riwayat pengajuan yang tercatat dan ber-peran.
Pelajaran terbesarnya bukan teknis: sistem yang baik membuat sebuah organisasi jujur kepada dirinya sendiri.
2025Remote
Mentor, Front-End Path
Metro Institute (PT Metro Indonesian Software)
Membimbing peserta bootcamp Front-End Developer membangun antarmuka web yang interaktif dan responsif.
Salah satu mentee yang saya dampingi terpilih sebagai Best Mentee di jalur Front-End.
Pengalaman lainnya
Agu 2024 sampai Agu 2025
Staff Kesekretariatan
·
Paguyuban KSE Universitas Andalas
Mengurus administrasi dan kesekretariatan paguyuban sebelum terpilih menjadi Wakil Ketua.
Jan 2024 sampai Okt 2024
Staff Riset & Pengembangan
·
BEM KM Universitas Andalas
Sepuluh bulan di fungsi riset organisasi: menyusun bahan kajian dan masukan program berdasar kondisi mahasiswa.
Sep 2024 sampai Jan 2025
Staff Riset & Pengembangan
·
Basic Computing Laboratory, Universitas Andalas
Membantu kegiatan riset internal lab dan pengembangan materi yang dipakai untuk pengajaran praktikum.
Mar 2024 sampai Sep 2024
Staff Administrasi & Kesekretariatan
·
Basic Computing Laboratory, Universitas Andalas
Mengurus administrasi dan kesekretariatan lab selama 6 bulan sebelum lanjut ke fungsi R&D.
Sep 2023 sampai Des 2023
Mentor & Staff Sponsorship
·
BEM KM FTI Unand / LKMMTD
Mendampingi peserta LKMMTD sebagai mentor, sekaligus menjajaki kerja sama dengan calon sponsor untuk kebutuhan acara.
Agu 2023 sampai Sep 2023
Publication & Documentation Staff
·
HMSI Unand
Mendukung publikasi dan dokumentasi kegiatan organisasi mahasiswa Sistem Informasi.
Pendidikan
Agu 2022 sampai sekarang
Universitas Andalas
Sarjana Sistem Informasi
Fokus minat: cloud computing, pengembangan web, dan inovasi teknologi.
Jul 2019 sampai Jul 2022
SMA Negeri 103 Jakarta
IPA dan Biologi
Pendidikan menengah atas pada bidang IPA, dasar berpikir analitis sebelum pindah jalur ke teknologi informasi.
Cara Kerja
Setiap proyek, ritmenya sama.
Ritme yang sama saya pakai di tiap proyek, supaya progres selalu jelas dan keputusan bisa ditelusuri, bukan jadi kotak hitam.
01
Step 1
Pahami masalahnya dulu
Sebelum memilih stack, saya pakai waktu untuk mengerti masalah yang sebenarnya. Banyak hal gagal bukan karena solusinya tidak jalan, tapi karena menjawab masalah yang salah.
Menggali tujuan dan batasan yang sebenarnya, bukan sekadar daftar fitur.
Memetakan pengguna dan pekerjaan yang benar-benar perlu diselesaikan.
Risiko teknis dan non-teknis ditandai sejak awal, bukan saat sudah telat.
02
Step 2
Gambar dulu, ngoding belakangan
Saya rancang alur utamanya dan catat keputusan arsitektur sebelum baris pertama ditulis. Salah di tahap desain jauh lebih murah daripada salah di production.
Wireframe alur utama, divalidasi dengan pengguna atau rekan tim.
Decision log untuk pilihan cloud, stack, dan integrasi.
Iterasi kecil dan sering, semuanya terdokumentasi.
03
Step 3
Rilis kecil, sering
Saya lebih suka kemajuan yang bisa dilihat tiap minggu daripada satu rilis besar di akhir. Arah bisa dikoreksi lebih awal, tanpa kejutan di menit terakhir.
Build dan demo berkala supaya arah bisa direspons cepat.
Codebase rapi dengan separation of concerns dan dokumentasi.
Observability dan monitoring disiapkan sebelum live, bukan sesudah.
04
Step 4
Setelah rilis
Setelah jalan, saya dengarkan data dan umpan balik nyata, bukan asumsi. Prioritas berikutnya disusun dari apa yang benar-benar dipakai.
Review metrik dan umpan balik pengguna nyata.
Prioritas berbasis dampak, bukan opini yang paling keras.
Handoff dan dokumentasi yang siap diteruskan tim.
01
Pahami masalahnya dulu
Sebelum memilih stack, saya pakai waktu untuk mengerti masalah yang sebenarnya. Banyak hal gagal bukan karena solusinya tidak jalan, tapi karena menjawab masalah yang salah.
Menggali tujuan dan batasan yang sebenarnya, bukan sekadar daftar fitur.
Memetakan pengguna dan pekerjaan yang benar-benar perlu diselesaikan.
Risiko teknis dan non-teknis ditandai sejak awal, bukan saat sudah telat.
02
Gambar dulu, ngoding belakangan
Saya rancang alur utamanya dan catat keputusan arsitektur sebelum baris pertama ditulis. Salah di tahap desain jauh lebih murah daripada salah di production.
Wireframe alur utama, divalidasi dengan pengguna atau rekan tim.
Decision log untuk pilihan cloud, stack, dan integrasi.
Iterasi kecil dan sering, semuanya terdokumentasi.
03
Rilis kecil, sering
Saya lebih suka kemajuan yang bisa dilihat tiap minggu daripada satu rilis besar di akhir. Arah bisa dikoreksi lebih awal, tanpa kejutan di menit terakhir.
Build dan demo berkala supaya arah bisa direspons cepat.
Codebase rapi dengan separation of concerns dan dokumentasi.
Observability dan monitoring disiapkan sebelum live, bukan sesudah.
04
Setelah rilis
Setelah jalan, saya dengarkan data dan umpan balik nyata, bukan asumsi. Prioritas berikutnya disusun dari apa yang benar-benar dipakai.
Review metrik dan umpan balik pengguna nyata.
Prioritas berbasis dampak, bukan opini yang paling keras.
Handoff dan dokumentasi yang siap diteruskan tim.
05/Kredensial
Yang sudah saya pelajari secara formal.
Sertifikat sendiri bukan tujuan. Tapi yang ini menandai apa yang benar-benar saya pelajari, dan sebagian besar bisa Anda verifikasi langsung.
I highly recommend him for any opportunity that requires UI/UX and Web Development. He would undoubtedly bring value to any organization or team.
I would like to express my sincere appreciation to my mentor Ilham Nofaldi for his guidance, patience, and valuable insights throughout the learning process. I am grateful to be selected as the Best Mentee in the Front-End Path.
06/FAQ
Hal-hal yang biasanya ditanyakan duluan.
Saya terbuka untuk peran software engineer, terutama backend dan cloud, baik magang, entry-level, maupun proyek freelance kecil. Saya jujur soal level saya sekarang: kuat di backend dan arsitektur sederhana, dan masih menumbuhkan jam terbang produksi.
07/Hubungi
Mari ngobrol dulu.
Obrolan singkat lebih jujur daripada CV yang dipoles. Kalau saya cocok untuk peran atau proyek Anda, kita lanjut. Kalau tidak, saya bilang langsung, tanpa basa-basi.
Tersedia mulai
Jul 2026
Respons rata-rata
< 24 jam
Lokasi
Jakarta Timur, Indonesia / GMT+7 / WIB
MagangFreelancePart timeBackend & APICloud / GCPFull-stack web
Klik tombolnya, kirim 2 sampai 3 baris soal proyek Anda. Saya balas, biasanya hari yang sama.